Dampak Bahaya Bermain Game Online
1. Dampak Fisik
-
Gangguan tidur (insomnia) karena bermain hingga larut malam.
-
Kelelahan mata (eye strain) akibat menatap layar terlalu lama.
-
Nyeri leher dan punggung karena postur duduk yang buruk.
-
Obesitas atau kurang gizi karena kurang gerak dan pola makan tidak teratur.
-
Sindrom carpal tunnel atau nyeri tangan akibat penggunaan perangkat secara berlebihan.
🧠 2. Dampak Mental dan Psikologis
-
Kecanduan game (gaming disorder), diakui oleh WHO.
-
Depresi dan kecemasan, terutama jika prestasi dalam game menjadi sumber stres.
-
Mood swing atau mudah marah, terutama jika kalah atau terganggu saat bermain.
-
Penurunan empati sosial, lebih fokus ke dunia virtual daripada orang di sekitar.
-
Penurunan daya konsentrasi dan fokus, terutama pada aktivitas lain seperti belajar.
🧍♂️ 3. Dampak Sosial
-
Isolasi sosial, lebih banyak waktu di dunia maya daripada berinteraksi langsung.
-
Gangguan hubungan keluarga karena waktu bersama berkurang atau konflik karena kebiasaan bermain.
-
Pergaulan negatif, misalnya terpapar kata-kata kasar, kekerasan, atau konten tidak pantas di game online.
-
Cyberbullying, baik sebagai korban maupun pelaku.
🎓 4. Dampak pada Prestasi Akademik / Produktivitas
-
Penurunan nilai dan prestasi sekolah karena waktu belajar tergantikan oleh bermain.
-
Terlambat masuk sekolah atau kerja akibat begadang bermain.
-
Tugas tidak selesai atau dikerjakan asal-asalan karena kurang motivasi atau kelelahan.
💸 5. Dampak Finansial
-
Pengeluaran berlebihan untuk top-up atau item dalam game.
-
Potensi penipuan (scam) dari pihak tidak bertanggung jawab di dalam game.
-
Ketergantungan ekonomi, misalnya ingin jadi "pro player" tapi belum ada penghasilan yang jelas.
⚠️ 6. Dampak Perilaku
-
Perilaku agresif atau kompetitif berlebihan.
-
Berbohong atau menyembunyikan aktivitas bermain dari orang tua/guru.
-
Mengabaikan tanggung jawab, seperti tugas rumah, belajar, atau pekerjaan.


ayo bertanya
BalasHapus